Sebelum teman-teman membacanya perlu diketahui cerita ini kisah nyata dan cerita pendek ini gabungan dua bahasa yaitu bahasa Malaysia dan Indonesia mudah-mudahn bias dimengerti…
Kisah Cinta Satu April
(Lily KyraAnatasia/Malaysia)
Ingatan itu selalu terlintas, waktu itu kehadirannya sangat membantu untuk mengembalikan senyuman ceriaku yang dulu sempat kaku akan tengilnya oleh permainan cinta yang mengkhianati cinta tulusku... kedatangannya memberi warna baru setelah bertahun-tahun aku merasa sepi dalam cinta dan kini dia hadir.. suasana itu masih kurasakan indahnya saat dia menggandengkan tanganku menikmati tiap waktu untuk selalu bersama-sama, dia selalu membangunkan ku tatkala terjatuh.. waktu itu tepat tanggal 1 April 2005 aku sempat bercandakan dia kalau aku akan pergi jauh karena sakitku yang parah (niat hati akan kenakan dia di APRILFOOL) dan kemarahan dia mengatakan kalu dia sangat mencintaiku dan tak ingin kehilanganku akhirnya aku sadar akan kasih sayang dia yang tulus terhadap aku. Walau pada APRILFOOL dia sangat marah tapi aku merasa senang. aku sangat bahagia bisa bersama dia terasa nyaman kalu dekat dia namun semuanya hanya sementara keesokan harinya tanggal 2 April 2005 aku merasa ada yang aneh waktu itu aku sangat rindu akan dirinya rindu akan senyumannya rindu akan gurauannya ntah apa yang terjadi pada dia akupun tak tahu setelah tanggal itu aku kehilangan contac dengan dia selama sebulan aku tak tahu kabar dia akhirnya aku cuba untuk berfikir positif kalau tidak terjadi apap-apa ke dia dan semoga semua baik-baik saja.
Sebulan lamanya aku menunggu kabar dariya q merasa sangat Happy ketika dia menghubungiku kembali akhirnya kami bias call dan sms selayak sepasang kekasih waktu itu aku sedang study jauh dari dia jadi kami hanya bias berkomunikasi lewat call dan sms walaupun aku merasa plik kenapa cara message dan suaranya berbeza. Aku menanyakan kenapa suaranya berbeza dia mnjawab sedang tak sihat dan aku menanyakan kenapa sebulan lebih tidak ada kabar dia cakap dia just patah tangan xcident, hamper selama 6 bulan aku menahan kerinduan kepadanya akhirnya aku berfikir untuk pulang waktu cuti smester karena aku mahu berjumpa dengan dia dan akhirnya cuti smester aku pulang kerumah besoknya aku berniat untuk bertemu dengan dia aku call dia dan cakap kalu aku besok mahu berjumpa dengannya dia mengelak akhirnya aku ugut (memaksakan) untuk bertemu akhirnya dia mengalah dan mahu bertemu denganku alangkah bahagianya hatiku untuk manantikan esok harinya akupun tidur lebih awal untuk menunggu esok pagi untuk bertemu dengan dia.
Pagi itu aku bangun tidur dengan semangat dan mulai menyiapkan diri untuk berjumpa setelah berada ditempat janji untuk berjumpa, tapi betapa luluhnya hatiku bila yang datang adalah adik dia bukan dia akhirnya semua rahasia terbongkr aku menanyakan kemana abang? Adiknya pun cakap kalu abang dah takder (meninggal) kak 6 bulan yang lepas, dia meninggal setelah koma beberapa jam akibat xcident setelah motor dia jatuh dan sebelum abang meninggal dia sempat berpesan ketika dia tersedar dari koma dia cakap kalau dia ingat number kakak kalu kakak message atau call jawab call akak macam cara abang. coz abang tak lama lagi dalam dunia ni, jangan biarkan setitis pun air mata akak jatuh jangan buat dia tahu yang abang dah takder (meninggal) abang nak tengok dia tersenyum dan tak sedih atas keperergian abng, abang nak dia merasa abang terus hidup walau pun abang dah takder...ini amanah abang yang terakhir. Itulah kata-kata terakhirnya. Mendengar penjelasnya berderai air mataku 5 bulan masagen dan call dengan orang yang dah pergi jauh .aku mohon nak melawat pusara arwah (mau melihat makam almarhum), tapi adiknya cakap ada amanat tak boleh dipecahkan sebelum abang meninggal abang minta jasadnya dikebumikan jauh supaya kakak tak dapat cari dan tak sedih setiap tengok pusara arwah. seharian aku mengis 4 thun juga aku tak pernah tahu dimana kubur almarhum. family arwah terus lost contectkan dan aku coz tatkala lihat aku dia pasti akan terkenangkan arwah betapa agungnya cintamu bang walau kau dah pergi selama 4 tahun aku masih ingat lagi kenagan kita...kau memberi aku semangat tat kala aku putus asa...kau akan mnjadi memori paling indah padaku sampai bila-bila (kapanpun) walau kisah cinta kita hanya seketika...
Satu April Untuk Kita
Detik ini aku masih merasa mendengarkan suaramu
Detik ini aku masih merasakan sayatan tawamu
Hingga detik inipun kenangan itu tetap membekas
Seiring bergulirnya waktu yang berkejar-kejaran aku trus memikirkanmu
entah sampi kapan prihal ini akan berakhir
namun, mengingatmu dah cukup mengundang senyum semangatku
Trimaksih untuk cinta tulusmu,
terimakasih untuk kenangan 1 Aprilmu
Hanya setitis do’a yang bias ku helakan disetiap sujudku
agar kau bias menari dan tersenyum diatas sana…
(Dedy Kurnia Putra/Indonesia)